17 Hal Tak Terlupakan untuk Dilakukan di Roma, Italia
Siap untuk Jatuh Cinta Sedikit dengan Roma?
Panduan ini membawa Anda melalui ikon-ikon abadi, sudut-sudut tersembunyi, dan keajaiban sehari-hari—satu pengalaman tak terlupakan pada satu waktu.
Roma adalah pengalaman yang terungkap di setiap sudut, di setiap piazza, di mana lapisan sejarah kuno dan kehidupan kontemporer saling berinteraksi. Ini lebih dari sekadar kota yang Anda kunjungi. Dari saat Anda tiba—baik saat mendarat di Bandara Fiumicino atau turun dari kereta di Termini—Anda menjadi bagian dari narasi yang telah berkembang selama lebih dari 2.500 tahun. Selamat datang di Kota Abadi, tempat para paus berkumpul di Basilika Santo Petrus, kaisar pernah berjalan di samping Sungai Tiber, dan teras atap merayakan la dolce vita.
Panduan ini menyoroti pengalaman wisata terbaik di Roma, dari landmark ikonik hingga permata yang kurang dikenal, bersama dengan tips ahli untuk menghindari kerumunan turis. Mari kita mulai.
Berjalan Melalui Waktu: Koloseum & Forum Imperial
Colosseum tetap menjadi monumen paling dikenal di Roma, melambangkan kemegahan Kekaisaran Romawi. Memesan tiket di muka membantu menghindari antrean panjang, dan tiba lebih awal memungkinkan kunjungan yang lebih tenang.
Jelajahi ruang bawah tanah tempat gladiator dan hewan menunggu pertempuran, kemudian berjalanlah melalui Forum Imperial—jantung politik dan seremonial Roma kuno. Di dekat Bukit Palatine terdapat pemandangan luas dari Forum Romawi dan Circus Maximus.
Tip: Tur e-bike adalah cara yang efisien untuk menjelajahi distrik bersejarah ini dan lingkungan sekitarnya.
Jelajahi Forum Romawi & Bukit Palatine
Bersebelahan dengan Colosseum, Forum Romawi dulunya berfungsi sebagai pusat sipil dan komersial Roma kuno. Berjalan di antara reruntuhannya mengungkapkan kuil, lengkungan, dan monumen yang terhubung dengan kaisar seperti Augustus dan Hadrian.
Palatine Hill, yang secara tradisional dianggap sebagai tempat lahirnya Roma, menawarkan sudut pandang yang luar biasa di atas Forum. Sorotan termasuk Kuil Saturnus dan Lengkungan Titus.
Nasihat ahli: Seorang pemandu yang berpengetahuan sangat meningkatkan pemahaman tentang situs arkeologi ini.
Kota Vatikan: Harta Budaya Berdaulat
Kunjungan ke Kota Vatikan adalah hal yang penting. Negara kota independen ini menampung Museum Vatikan, Kapel Sistina, dan Basilika Santo Petrus.
Langit-langit Kapel Sistina karya Michelangelo tetap menjadi salah satu pencapaian artistik paling terkenal di dunia. Mendaki Kubah Santo Petrus (biasanya €8–€10 untuk tangga, sedikit lebih mahal dengan elevator) memberi penghargaan kepada pengunjung dengan pemandangan panorama kota Roma.
Datanglah lebih awal untuk menghindari antrean panjang, atau pesan tur berpemandu untuk akses prioritas.
Melempar Koin di Air Mancur Trevi
Air Mancur Trevi adalah salah satu air mancur paling terkenal di dunia. Tradisi mengatakan melempar koin memastikan kembalinya ke Roma di masa depan.
Kunjungi di pagi hari atau larut malam untuk menghindari kerumunan dan mendapatkan pencahayaan yang lebih baik. Dari sini, Pantheon dan Piazza della Rotonda dapat dengan mudah dijangkau dengan berjalan kaki.
Pengalaman Campo de’ Fiori
Di siang hari, Campo de’ Fiori menyelenggarakan pasar hasil bumi yang ramai; di malam hari, tempat ini berubah menjadi alun-alun sosial yang hidup dipenuhi dengan kafe dan bar anggur.
Di dekatnya, Ghetto Yahudi yang bersejarah menawarkan masakan Romawi-Yahudi yang luar biasa dan warisan budaya yang sudah berusia berabad-abad.
Naik Tangga Spanyol
Langkah-langkah Spanyol yang terdiri dari 135 anak tangga menghubungkan Piazza di Spagna dengan Trinità dei Monti. Meskipun duduk di tangga sekarang dibatasi untuk menjaga keberlanjutannya, area tersebut tetap sempurna untuk berjalan-jalan, berbelanja, dan fotografi.
Taman Villa Borghese hanya berjarak beberapa langkah naik.
Bersantai di Taman Jeruk (Giardino degli Aranci)
Terletak di Bukit Aventine, taman yang damai ini menawarkan pemandangan indah Sungai Tiber dan cakrawala Roma. Ini adalah tempat yang ideal untuk beristirahat sejenak dari zona wisata yang ramai.
Temukan Trastevere
Di seberang Sungai Tiber, Trastevere memiliki jalan berbatu, bangunan yang ditutupi tanaman ivy, dan trattoria tradisional.
Kunjungi Basilica di Santa Maria in Trastevere, salah satu gereja tertua di Roma, yang dikenal karena mosaiknya yang menakjubkan.
Piazza Navona
Dibangun di situs stadion kuno Domitian, Piazza Navona menampilkan Air Mancur Empat Sungai karya Bernini, arsitektur Barok, dan pertunjukan jalanan yang meriah.
Pantheon hanya berjarak berjalan kaki sebentar.
Jalan Appian & Katakombe
Via Appia Antica, salah satu jalan tertua di Roma, menawarkan pandangan yang menarik tentang rute perjalanan kuno.
Katakombe terdekat, seperti San Callisto, memberikan wawasan tentang praktik pemakaman Kristen awal. Tur berpemandu sangat dianjurkan.
Bukit Kapitol & Museum
Michelangelo merancang Piazza del Campidoglio di puncak Bukit Capitol. Museum Capitol memiliki patung-patung Romawi, artefak, dan tempat pandang panorama ke Forum.
Taman Villa Borghese
taman pusat terbesar di Roma memiliki taman yang terawat, museum, dan titik pemandangan yang indah. Galleria Borghese berisi karya-karya agung oleh Bernini dan Caravaggio—reservasi sebelumnya sangat penting.
Taman Vatikan
Hanya dapat diakses melalui tur yang dipandu, Taman Vatikan menawarkan ruang hijau yang tenang, air mancur, dan lansekap bersejarah di belakang Basilika St. Peter.
Objek Wisata Gratis di Roma
Roma menawarkan banyak pengalaman gratis:
- Pantheon (sekarang berbayar dalam beberapa kasus tetapi sering gratis pada hari-hari tertentu)
- Banyak gereja bersejarah
- Piazza dan air mancur publik
- Rute berjalan yang indah melalui pusat bersejarah
Pengalaman Kuliner & Pasar
Jelajahi Pasar Testaccio untuk masakan Roma yang autentik, termasuk pizza al taglio, supplì, dan kue-kue. Tur kuliner memberikan konteks budaya dan akses ke spesialisasi lokal.
Perjalanan Sehari ke Tivoli
Tivoli, sekitar satu jam dari Roma, memiliki:
- Villa Hadrian (Villa Adriana) — sebuah kompleks kekaisaran Romawi yang luas
- Villa d’Este — taman dan air mancur terkenal dari zaman Renaissance
Baths of Caracalla & Circus Maximus
Baths of Caracalla menampilkan rekayasa Romawi kuno yang mengesankan. Di dekat Circus Maximus, yang dulunya adalah stadion balap kereta yang besar, sekarang menjadi taman umum yang luas.
Tips Dalam untuk Mengunjungi Roma
- Pakai sepatu berjalan yang nyaman untuk jalanan berbatu
- Kunjungi tempat-tempat utama di pagi hari
- Pesan tiket sebelumnya selama musim puncak
- Jelajahi lingkungan yang lebih tenang di luar landmark utama
- Teras atap menawarkan pemandangan matahari terbenam yang tak terlupakan
Mengapa Roma Tetap Abadi
Roma secara mulus memadukan masa lalu dan masa kini. Baik saat menyeruput espresso di piazza yang hidup, mengagumi seni Renaissance, atau menjelajahi reruntuhan kuno, kota ini terus mengungkap lapisan sejarah dan budaya yang baru.
Dengan alat konektivitas yang andal seperti data perjalanan eSIM, menjelajahi kota menjadi lebih mudah, memungkinkan Anda fokus pada penemuan.
Bawa sepatu yang nyaman, bawa rasa ingin tahu, dan siapkan diri untuk jatuh cinta dengan Roma.
Buat Hotel Center 3 Rome sebagai basis nyaman Anda untuk menjelajahi Kota Abadi — pesan penginapan Anda hari ini.

